Peningkatan Nilai Tambah Sabut Kelapa Melalui Pemberdayaan Kelompok Tani Ngudi Rahayu di Kalisentul Kalibawang

Main Article Content

 Resna Trimerani
 Ryan Firmansyah
 Dimas Deworo Puruhito Deworo Puruhito

Abstract

Sabut kelapa merupakan bagian yang cukup besar dari buah kelapa, di mana memberikan persentase sebesar 35% dari buah kelapa. Pengolahan sabut kelapa lebih lanjut akan memberikan dampak positif, yaitu dapat meningkatkan nilai ekonomis dari sabut kelapa. Kalisentul merupakan salah satu padukuhan di Desa Banjarharjo yang memiliki potensi sabut kelapa yang besar dan belum termanfaatkan dengan baik. Pengabdian ini bertujuan untuk mengolah sabut kelapa menjadi produk yang dapat bernilai ekonomis sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya kelompok tani Ngudi Rahayu. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan dan pelatihan. Penyuluhan bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pengetahuan terkait pemanfaatan sabut kelapa. Metode penyuluhan ini akan lebih efektif apabila diikuti dengan pelatihan. Pengolahan sabut kelapa memberikan hasil berupa serat sabut (cocofiber) dan serbuk sabut (cocopeat). Cocofibre dapat diaplikasikan untuk membuat kokedama, sedangkan cocopeat digunakan sebagai media tanam untuk tanaman sayuran, yaitu selada.

Article Details

How to Cite
Trimerani, R., Firmansyah, R., & Puruhito, D. D. P. (2024). Peningkatan Nilai Tambah Sabut Kelapa Melalui Pemberdayaan Kelompok Tani Ngudi Rahayu di Kalisentul Kalibawang. AKM: Aksi Kepada Masyarakat, 4(2), 549-558. https://doi.org/10.36908/akm.v4i2.1009
Section
Articles