AKM: Aksi Kepada Masyarakat
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM
<p><strong><img src="https://ejournal.stebisigm.ac.id/public/site/images/admin/home_akm.png" width="734" height="156" /></strong></p>Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandirien-USAKM: Aksi Kepada Masyarakat2774-2261Advokasi Hak Merek Dagang Untuk Penguatan Ekonomi Kreatif Komunitas Sahabat Disabilitas Batang
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1591
<p>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh penyandang disabilitas dalam pengembangan ekonomi kreatif, khususnya terkait minimnya pemahaman mengenai urgensi pendaftaran hak atas merek dan rendahnya keterampilan dalam pengembangan identitas usaha. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Komunitas Sahabat Disabilitas Batang (SDB) yang beranggotakan pelaku usaha mikro di Kecamatan Reban dan Limpung, Kabupaten Batang. Metodologi yang digunakan adalah <em>Community Based Participatory Action Research</em> (CBPAR), yang menekankan pada partisipasi aktif peserta dalam proses identifikasi kebutuhan, pelatihan, hingga praktik langsung. Melalui pendekatan ini, program menyelenggarakan advokasi pendaftaran hak merek, pelatihan desain logo usaha, dan workshop pendampingan teknis. Hasil program menunjukkan bahwa seluruh 15 peserta berhasil menghasilkan logo usaha masing-masing, serta mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan kekayaan intelektual dan branding dalam meningkatkan daya saing produk. Program ini berkontribusi pada penguatan kapasitas usaha peserta, memberikan nilai tambah pada produk, dan membuka peluang peningkatan pendapatan melalui identitas merek yang lebih profesional. Dengan demikian, advokasi dan pelatihan branding berbasis partisipatif terbukti efektif dalam memperkuat kemandirian ekonomi komunitas penyandang disabilitas</p>Agung Barok PratamaAbdul Ghofar Saifudin
Copyright (c) 2026 Agung Barok Pratama, Abdul Ghofar Saifudin
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-022026-06-027111210.36908/akm.v7i1.1591Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Minyak sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Jatiluhur Kebumen
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1654
<p>Kelurahan Jatiluhur termasuk Kelurahan yang menghadapi permasalahan terkait pengelolaan sampah, khususnya sampah plastik rumah tangga. Permasalahan tersebut berupa sampah plastik yang tidak terkelola dengan baik. Ada salah satu bank sampah yang berada di Kelurahan Jatiluhur yaitu KIPS Sejahterah Kendalgrowong yang menampung sampah-sampah plastik. Namun, KIPS Sejahterah Kendalgrowong belum bisa mengolah sampah plastik dengan baik. Bank sampah tersebut hanya menjual sampah plastik ke pengepul sampah. Solusi yang ditawarkan oleh pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu teknologi pengolahan teknologi pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) melalui metode pirolisis. Selain itu, bank sampah juga mendapatkan bantuan hibah berupa alat pirolisis. Adapun kegiatan pengolahan sampah plastik dengan metode pirolisis membuat antusias anggota KIPS Sejahterah Kendalgrowong dan pemerintah Kelurahan Jatiluhur beserta peserta lainnya. Anggota KIPS Sejahterah Kendalgrowong sangat antusias dan bersemangat untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak. Hal ini dapat dilihat dari pengelola KIPS yang langsung praktik secara mandiri sehari setelah penyerahan bantuan alat pirolisis. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan Masyarakat Kelurahan Jatiluhur dapat mengolah sampah plastik dengan baik dan benar</p>Ahmad Aftah SyukronImam SatibiDwiyono WaluyoIsnaini Lilis ElviyantiTiti MaemunahIdad GholbuddienReivani Adelia PutriSuci Amelia ArifinMohamad Ngabdul Kafi
Copyright (c) 2026 Ahmad Aftah Syukron, Imam Satibi, Dwiyono Waluyo, Isnaini Lilis Elviyanti, Titi Maemunah, Idad Gholbuddien, Reivani Adelia Putri, Suci Amelia Arifin, Mohamad Ngabdul Kafi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-022026-06-0271132010.36908/akm.v7i1.1654Pelatihan Penggunaan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran untuk Peningkatan Kompetensi Guru SD Islam Mahad Darussalam Palembang
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1739
<p>Integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran merupakan tantangan tersendiri bagi pihak sekolah khususnya guru. Masih terdapat kesenjangan yang signifikan antara perkembangan teknologi berbasis AI dengan kesiapan guru dalam penggunaannya. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan penggunaan AI bagi guru SD Islam Mahad Darussalam Palembang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam proses pembelajaran. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan ini meliputi tahap survey awal dan observasi, diskusi dengan mitra, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pelatihan atau workshop dan simulasi langsung kepada para guru. Materi pelatihan meliputi penjelasan manfaat AI dalam pendidikan serta cara menggunakan AI untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test peserta, nilai rata-rata mengalami peningkatan dari pre-test ke post-test. Hal tersebut menunjukkan bahwa setelah dilaksanakan pelatihan, pemahaman peserta mengenai penggunaan AI dalam pembelajaran meningkat. Kegiatan pelatihan ini memberikan implikasi pada peningkatan kompetensi guru terkait pemanfaatan teknologi pembelajaran</p>Wita FarlaAhmad SyathiriLina Dameria SiregarDenny NabawiTasmi Tasmi
Copyright (c) 2026 Wita Farla, Ahmad Syathiri, Lina Dameria Siregar, Denny Nabawi, Tasmi Tasmi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-022026-06-0271213010.36908/akm.v7i1.1739Edukasi Keamanan Pangan Berbasis Sains dan Nilai Islam: Upaya Meningkatkan Literasi Zat Aditif pada Anak Panti Asuhan Al-Fitrah Sukabumi
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1810
<p>Zat aditif pangan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan pada anak apabila dikonsumsi secara berlebihan, sementara literasi keamanan pangan di lingkungan berbasis keagamaan seperti panti asuhan masih terbatas. Studi ini menyajikan pendekatan baru berupa integrasi edukasi berbasis sains dan nilai Islam (halalan thayyiban) sebaai intervensi literasi preventive di Panti Asuhan Al-Fitrah Sukabumi. Menggunakan desain pretest-postest satu kelompok dengan 15 peserta. Program ini meliputi penyuluhan interaktif, simulasi label pangan, dan integrasi dalil Al-Qur’an. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman definisi zat aditif (80% menjadi 86,7%) dan jenis zat aditif (66,7% menjadi 73,3%). Namun, miskonsepsi tentang contoh zat aktif masih tinggi (86,7), menunjukkan perlunya penguatan konseptual yang lebih mendalam.</p>Devi Indah AnwarElsya Putri Winata
Copyright (c) 2026 Devi Indah Anwar, Elsya Putri Winata
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-022026-06-0271313610.36908/akm.v7i1.1810Pelatihan Pemanfaatan Picture Book The Magic Cake Berkearifan Lokal Kampung Kapitan untuk Guru SD
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1811
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; text-align: justify; line-height: normal;">Pemanfaatan picture book dalam pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar telah banyak dikaji, namun pelatihan guru yang mengintegrasikan budaya lokal, literasi digital, dan pendekatan Community-Based Research (CBR) masih terbatas pada konteks pendidikan dasar di Indonesia. Program pengabdian ini bertujuan memperkenalkan pemanfaatan picture book berbasis budaya lokal dan sumber digital dalam pembelajaran bahasa Inggris kontekstual bagi guru sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 33 Palembang melalui tiga sesi pelatihan yang melibatkan lima guru bahasa Inggris sekolah dasar. Pendekatan CBR digunakan dengan menekankan kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan guru melalui workshop, simulasi pembelajaran, dan refleksi bersama. Guru diperkenalkan pada berbagai platform digital seperti Story Weaver, Book Dash, dan Global Digital Library serta strategi pre–while–post reading. Data evaluasi diperoleh melalui lembar observasi, kuesioner, dan wawancara reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif peserta terhadap penggunaan picture book dan sumber digital dalam pembelajaran bahasa Inggris. Guru berpartisipasi aktif selama simulasi dan mampu merancang aktivitas pembelajaran sederhana yang mengintegrasikan budaya lokal Palembang serta media digital seperti Canva dan Flipbook. Kebaruan program ini terletak pada integrasi picture book berbasis budaya lokal, literasi digital, dan pelatihan kolaboratif berbasis CBR dalam pembelajaran bahasa Inggris sekolah dasar. Program ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dan budaya lokal dapat mendukung pembelajaran bahasa Inggris yang lebih kontekstual dan menarik</p>Pratiwi LestariNurul AryantiWelly ArdiansyahUrba SariRamanda EritafitriFathur Rohman
Copyright (c) 2026 Pratiwi Lestari, Nurul Aryanti, Welly Ardiansyah, Urba Sari, Ramanda Eritafitri, Fathur Rohman
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-022026-06-0271374410.36908/akm.v7i1.1811Workshop Jaringan dan Pelatihan Dasar Mikrotik untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa TJK di SMK Negeri 4 Palembang
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1840
<p>Perkembangan teknologi informasi menuntut pendidikan vokasi untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam bidang jaringan komputer dan administrasi sistem. Salah satu kompetensi yang saat ini banyak dibutuhkan di dunia industri adalah kemampuan konfigurasi dan pengelolaan jaringan berbasis Mikrotik RouterOS. Berdasarkan kebutuhan tersebut, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Indo Global Mandiri melaksanakan kegiatan workshop jaringan dan pelatihan dasar Mikrotik bagi siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Negeri 4 Palembang melalui program guru tamu. Kegiatan ini melibatkan 42 siswa kelas X dan XI TKJ dengan metode pelatihan berupa penyampaian materi, praktik langsung, dan pendampingan teknis. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar jaringan komputer, konfigurasi IP address, DHCP server, hotspot, dan routing menggunakan Mikrotik RouterOS. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan instrumen pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 56,4 pada pretest menjadi 84,7 pada posttest atau mengalami peningkatan sebesar 50,1%. Selain itu, sebanyak 88% peserta mampu melakukan konfigurasi dasar Mikrotik secara mandiri setelah pelatihan. Kegiatan workshop ini tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis siswa, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan dalam mendukung pembelajaran berbasis praktik yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri dan dunia kerja</p>Fery AntonyNi Wayan Priscila Yuni PradityaTasmi Tasmi
Copyright (c) 2026 Fery Antony, Ni Wayan Priscila Yuni Praditya, Tasmi Tasmi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-022026-06-0271455410.36908/akm.v7i1.1840Participatory Digital Marketing and Branding Training for MSMEs Competitiveness
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1843
<p><em>The rapid development of digital technology requires Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to adapt by implementing digital-based marketing strategies to enhance their competitiveness. However, many MSME actors still face limitations in utilizing digital marketing and strengthening product branding. This community service program aimed to improve the knowledge and practical skills of MSME actors through digital marketing and product branding training using a participatory practice-based approach. The program involved 28 MSME participants in Kampung Tujuh Village, Cermin Nan Gedang District, Sarolangun Regency. The methods included lectures, interactive discussions, hands-on practice, mentoring, and evaluation through observation sheets and practice assessment instruments. The evaluation indicators covered digital marketing understanding, product branding, target market identification, promotional content creation, and the use of digital media platforms. The results showed significant improvements in participants’ understanding and practical skills, with achievement scores increasing from initial conditions of 10%–20% to 70%–85% after the training. Participants also began implementing digital marketing strategies through social media platforms such as WhatsApp Business, Facebook, and Instagram. The participatory practice-based approach proved effective in improving both conceptual understanding and practical implementation skills among MSME actors. Therefore, this program can serve as an applicable and sustainable empowerment model for strengthening MSMEs competitiveness in the digital era.</em></p>Sirajudin AlaksariAnisah AnisahMuhammad Rizzik
Copyright (c) 2026 Sirajudin Alaksari, Anisah Anisah, Muhammad Rizzik
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-032026-06-0371556610.36908/akm.v7i1.1843Pendampingan Uji Petik Angkutan Sampah Berbasis Efisiensi BBM dan Monitoring di DLHK Palembang
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1814
<p style="margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt; text-align: justify;"><span lang="EN-ID" style="font-size: 11.0pt;">Keterbatasan monitoring operasional dan ketiadaan data faktual menyebabkan rendahnya akurasi evaluasi kinerja layanan kebersihan di DLHK Kota Palembang. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kinerja layanan melalui pendampingan uji petik angkutan sampah berbasis monitoring. Metode meliputi observasi lapangan, penyusunan instrumen uji petik berbasis indikator kinerja, serta implementasi pada beberapa rute dengan pendekatan <em>gap analysis</em> antara data administratif dan kondisi aktual. Hasil menunjukkan deviasi operasional yang signifikan, dengan ketidaksesuaian waktu tempuh sebesar 15–25%, ketidaktepatan rute 10–18%, dan pencatatan volume angkutan yang belum akurat. Kegiatan ini menghasilkan model uji petik berbasis data faktual yang berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional, akuntabilitas, dan kualitas layanan kebersihan.</span></p>Susi HandayaniEmilda EmildaHendra DwipayanaLies Nur IntanSatria Lukman NilhakimEvan Kurniawan
Copyright (c) 2026 Susi Handayani, Emilda Emilda, Hendra Dwipayana, Lies Nur Intan, Satria Lukman Nilhakim, Evan Kurniawan
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-032026-06-0371677610.36908/akm.v7i1.1814Penguatan Promosi Digital Dan Edukasi Produk Halal Untuk Mendukung Pariwisata Dewi Tari Desa Rebo Kabupaten Bangka
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1609
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Rebo, Kabupaten Bangka, dengan tujuan utama meningkatkan kapasitas digital dan kesadaran halal masyarakat guna memperkuat pengembangan Destinasi Wisata Tanjung Ratu Karang Panjang Rebo Indah (DEWI TARI) sebagai model pariwisata halal berkelanjutan. Program ini menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan UMKM, pengelola wisata, pemuda desa, akademisi, dan pemerintah daerah untuk memastikan perubahan yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan lokal. Fokus kegiatan diarahkan pada penguatan literasi digital untuk promosi wisata serta peningkatan pemahaman masyarakat tentang nilai strategis sertifikasi halal dalam pengembangan ekonomi kreatif. Dampak paling signifikan dari program ini terlihat pada meningkatnya kemampuan warga memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, yang ditunjukkan oleh tumbuhnya eksposur akun resmi “@dewitari_rebo” dan bertambahnya minat wisatawan. Selain itu, kesadaran dan motivasi pelaku usaha terhadap pentingnya produk halal turut meningkat, diikuti kemajuan proses sertifikasi pada sejumlah UMKM. Kolaborasi lintas pihak juga berhasil membentuk kelompok pemuda sebagai duta digital yang memperkuat keberlanjutan promosi wisata halal. Integrasi nilai Islam, teknologi digital, dan kearifan lokal menjadikan DEWI TARI contoh penerapan ekonomi kreatif berbasis syariah yang mampu mendorong kemandirian dan daya saing Desa Rebo</p>Karmawan karmawanEcho Perdana KusumahRozi Rozi
Copyright (c) 2026 Karmawan Karmawan, Echo Perdana Kusumah, Rozi Rozi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-032026-06-0371778810.36908/akm.v7i1.1609Peningkatan Keterampilan Hidup Dasar Pemuda dalam Komunikasi dan Resolusi Konflik sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1594
<p>Kekerasan dapat terjadi di berbagai Instansi Pendidikan, termasuk yang berbasis agama seperti Pesantren. Penguatan Keterampilan Komunikasi dan Resolusi Konflik bagi Pemuda untuk Pencegahan Kekerasan di lingkungan pesantren bertujuan untuk memberikan pemahaman mendasar bagi siswa untuk mampu merespons dan melakukan mitigasi konflik dengan baik. Selain itu, ekosistem belajar yang kondusif, humanis, dan inklusif diharapkan memberikan dampak positif bagi perkembangan akademik dan non akademik siswa. Program ini menggunakan metode <em>Focus Group Discussion</em> (FGD) dan role play untuk memberikan pengetahuan prinsip dasar komunikasi dan resolusi konflik kepada siswa. Materi pelatihan terbagi menjadi dua agenda utama yaitu praktek komunikasi non verbal dan mendengarkan aktif (<em>active listening</em>). Pelaksanaan program melibatkan sinergi antar instansi pendidikan. Adapun evaluasi kegiatan memperlihatkan capaian yang melampaui target.Pelatihan ini mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta dalam memahami serta menerapkan komunikasi nonverbal dan mendengarkan aktif sebagai strategi penyelesaian konflik yang konstruktif. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata capaian kompetensi peserta sebesar 81,93 persen dan tingkat kepuasan peserta mencapai 84,67 persen, keduanya melebihi standar keberhasilan Program. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dikembangkan dengan lebih inklusif, melalui sinergi antar Fakultas di lingkungan Universitas Sriwijaya. Sehingga dampak yang diciptakan juga lebih luas, baik dalam aspek edukasi dan sosial. Dalam hal ini, Siswa merasakan adanya peningkatan pengetahuan terkait pentingnya penguasaan atas teknik komunikasi dan implementasinya pada kehidupan sehari-hari. Selain itu siswa juga menilai rangkaian kegiatan bermanfaat bagi pengembangan karakter</p>Sari Mutiara AisyahLarassita DamayantiAbdul HalimAtrika Iriani
Copyright (c) 2026 Larassita Damayanti, Sari Mutiara Aisyah, Abdul Halim, Atrika Iriani
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-032026-06-03718910010.36908/akm.v7i1.1594Penguatan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terhadap Pembangunan Berkelanjutan Desa: Analisis Kelembagaan di Desa Bandur Picak, Koto Kampar Hulu
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1765
<p>Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bandur Picak menghadapi berbagai kendala dalam menjalankan perannya pada bidang pembangunan desa, meliputi keterbatasan kapasitas kelembagaan, rendahnya pemahaman terhadap regulasi, lemahnya fungsi pengawasan, kesulitan dalam penyusunan perencanaan, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital dalam administrasi desa. Kondisi tersebut berdampak pada kurang optimalnya fungsi legislasi, pengawasan, dan penyaluran aspirasi masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan desa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mengoptimalkan peran BPD dalam mendukung keberlanjutan pembangunan desa melalui pendekatan partisipatif dan penguatan kapasitas kelembagaan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan. Sosialisasi bertujuan membangun komitmen bersama antara tim PKM, pemerintah desa, BPD, dan masyarakat. Penyuluhan difokuskan pada penguatan pemahaman mengenai pembangunan desa dalam kerangka Asta Cita, tata kelola pemerintahan desa, dan fungsi strategis BPD dalam pembangunan berkelanjutan. Sementara itu, pelatihan menitikberatkan pada peningkatan keterampilan teknis dalam penyusunan perencanaan pembangunan, evaluasi program desa, serta pemanfaatan aplikasi digital berbasis Google Docs dan Google Drive. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas anggota BPD yang ditunjukkan melalui peningkatan tingkat pemahaman peserta sebesar 78% berdasarkan hasil pre-test dan post-test, peningkatan kemampuan penyusunan dokumen perencanaan desa sebesar 72%, serta peningkatan penggunaan media digital administrasi desa sebesar 65%. Selain itu, partisipasi anggota BPD dalam forum musyawarah desa meningkat dari 60% menjadi 90% setelah pelaksanaan pelatihan. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas kelembagaan berbasis pelatihan partisipatif dan digitalisasi administrasi mampu meningkatkan efektivitas fungsi BPD dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan</p>Sri MaulidiahNina YuslainiEma Fitri LubisMuhammad Hafizh RahyunirKhotami khotamiLang Buana Akbir Ramadhan
Copyright (c) 2026 Sri Maulidiah, Nina Yuslaini, Ema Fitri Lubis, Muhammad Hafizh Rahyunir, Khotami Khotami, Lang Buana Akbir Ramadhan
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-052026-06-057110111810.36908/akm.v7i1.1765Pelatihan Moderasi Beragama Berbasis Kearifan Lokal: Upaya Peningkatan Kompetensi Guru MA/MTs Nurul Hilal Senuro
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1743
<p>Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru MA dan MTs Nurul Hilal Senuro dalam mengintegrasikan nilai moderasi beragama berbasis kearifan lokal ke dalam pembelajaran. Hal ini merespons masih minimnya pemahaman guru mengenai moderasi beragama dan belum optimalnya pemanfaatan budaya lokal di madrasah. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta dan dilaksanakan menggunakan pendekatan participatory action melalui pemaparan materi, diskusi kelompok, lokakarya penyusunan RPP tematik, serta microteaching. Hasil evaluasi kuantitatif menunjukkan peningkatan pemahaman guru secara signifikan, ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai sebesar 30 poin, dari 51,67 (pre-test) menjadi 81,67 (post-test). Sebagai implikasi dan kontribusi kebaruan program, terjadi perubahan paradigma peserta yang kini secara proaktif memanfaatkan tradisi lokal (seperti budaya Besahian atau gotong royong) sebagai media konkret untuk menanamkan nilai-nilai keislaman yang moderat dan toleran. Pendekatan kearifan lokal terbukti efektif dalam menyederhanakan konsep moderasi beragama agar lebih aplikatif bagi guru dan siswa.</p>Nurhasan nurhasanFitriana FitrianaNurbuana NurbuanaApriyanti Apriyanti
Copyright (c) 2026 Nurhasan Nurhasan, Fitriana Fitriana, Nurbuana Nurbuana, Apriyanti Apriyanti
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-062026-06-067111912810.36908/akm.v7i1.1743Transformasi Kelembagaan Desa melalui Model Kolaborasi Internasional dan Digital Governance di Terengganu, Malaysia
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1768
<p>Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan untuk menjawab tantangan yang dihadapi kelembagaan desa (LKD) antaran lain keterbatasan kapasitas sumber daya manusia LKD, rendahnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan, keterbatasan infrastruktur, lemahnya sinergi antar lembaga, dan minimnya dukungan pembiayaan. Metode menggunakan Rapid Rural Appraisal (RRA), Capacity Building, Collaborative Governance, Asset Based Community Development (ABCD) dengan tahapan kegiatan yaitu survey awal, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, monitoring evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas anggota LKD sebesar 76% berdasarkan hasil evaluasi pre-test dan post-test, terutama dalam aspek manajemen organisasi dan perencanaan pembangunan desa. Selain itu, tingkat partisipasi masyarakat dalam forum musyawarah pembangunan meningkat dari 58% menjadi 87% setelah pelaksanaan program. Kegiatan ini juga berhasil membangun kolaborasi multipihak antara pemerintah desa, LKD, masyarakat, perguruan tinggi, serta pihak eksternal seperti CSR dan organisasi non-pemerintah (NGO). Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu pendampingan, rendahnya kemampuan adaptasi sebagian anggota LKD terhadap konsep pembangunan berkelanjutan, serta terbatasnya dukungan anggaran program desa. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan dan penguatan forum komunikasi desa sebagai ruang koordinasi lintas aktor dalam mendukung tata kelola desa yang partisipatif dan berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan collaborative governance berbasis penguatan kapasitas kelembagaan dapat menjadi model strategis dalam mendukung pembangunan desa berkelanjutan.</p>Rahyunir RaufSri MaulidiahNorsuhaily Abu BakarNina YuslainiMuhammad Hafizh Rahyunir
Copyright (c) 2026 Rahyunir Rauf, Sri Maulidiah, Norsuhaily Abu Bakar, Nina Yuslaini, Muhammad Hafizh Rahyunir
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-062026-06-067112914410.36908/akm.v7i1.1768Penguatan Kompetensi Manufaktur Digital Guru Melalui Pelatihan CAD Dan 3D Printing Berbasis Proyek Di SMKN 8 Palembang
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1813
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi manufaktur digital guru produktif di SMKN 8 Palembang melalui pelatihan CAD dan 3D Printing berbasis proyek. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan pelatihan tatap muka, praktik terbimbing, dan pendampingan daring. Evaluasi dilakukan menggunakan model Kirkpatrick pada level reaksi, pembelajaran, dan perilaku. Instrumen yang digunakan meliputi angket skala Likert, lembar observasi, dan penilaian kinerja. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan perhitungan gain score untuk mengidentifikasi peningkatan kompetensi peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kompetensi yang signifikan, dengan nilai kecakapan digital mencapai 4,5, kemampuan desain CAD 4,3, kreativitas 4,2, komunikasi 4,1, dan kolaborasi 4,1. Peserta mampu menghasilkan model 3D, assembly, drawing, serta produk cetak 3D berbasis Autodesk Inventor. Program ini efektif dalam memperkuat pembelajaran vokasi berbasis digital manufacturing serta meningkatkan kesiapan guru dalam menghadapi tuntutan industri 4.0.</p>Elfahmi Dwi KurniawanM. Amri SantosaNopriyanti NopriyantiRudi HermawanRomy Saputra
Copyright (c) 2026 Elfahmi Dwi Kurniawan, M. Amri Santosa, Nopriyanti Nopriyanti, Rudi Hermawan, Romy Saputra
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-062026-06-067114515810.36908/akm.v7i1.1813Pelatihan Paduan Suara Berbasis Fonetik Artikulatoris dan Semantik pada Kelompok Paduan Suara SMPK Ratu Damai Larantuka
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1847
<p>Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kualitas performa paduan suara siswa SMPK Ratu Damai Larantuka melalui pelatihan berbasis fonetik artikulatoris dan semantik. Program dilatarbelakangi oleh dominannya fokus latihan paduan suara pada aspek musikal, sementara aspek kebahasaan seperti artikulasi dan pemaknaan lirik masih kurang mendapat perhatian. Kegiatan dilaksanakan selama 10 hari dengan melibatkan 18 siswa anggota paduan suara. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan artikulasi berbasis fonetik artikulatoris, pelatihan pemaknaan lirik berbasis semantik, simulasi paduan suara, serta evaluasi dan refleksi. Evaluasi dilakukan menggunakan lembar observasi artikulasi, rubrik interpretasi lirik, dan analisis rekaman audio sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan artikulasi dengan rata-rata kenaikan sebesar 18,6%, yang ditandai oleh peningkatan kejelasan vokal, konsonan, dan pelafalan lirik. Kemampuan interpretasi lirik juga meningkat dengan rata-rata sebesar 20,7%, terutama pada pemahaman makna konotatif dan ekspresi sesuai makna lagu. Sebanyak 88,9% peserta mencapai kategori baik pada aspek artikulasi dan 83,3% pada aspek interpretasi lirik. Integrasi aspek linguistik dan musikal menghasilkan performa paduan suara yang lebih komunikatif, ekspresif, dan bermakna. Program ini menghasilkan model pelatihan interdisipliner yang berpotensi diterapkan dalam pembelajaran seni musik di sekolah</p>Bartoldus Sora LebaFransiska Jone MareNatalia Onie LeinYulius Pertama B Kelen
Copyright (c) 2026 Bartoldus Sora Leba, Fransiska Jone Mare, Natalia Onie Lein, Yulius Pertama B Kelen
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-062026-06-067115916810.36908/akm.v7i1.1847Penguatan Literasi dan Sosialisasi Wakaf Uang Sebagai Solusi Kesejahteraan Masyarakat di Kota Pekanbaru
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1730
<p>Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya Indeks Literasi Wakaf Nasional dan Provinsi Riau sehingga rendahnya jumlah penghimpunan wakaf uang di Kota Pekanbaru dibandingkan potensi yang ada. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap wakaf uang dan memotivasi masyarakat untuk berwakaf uang. Pendekatan yang digunakan adalah Partisipatory Action Riset (PAR) melalui identifikasi kebutuhan, edukasi, diskusi, pre tes dan post test serta praktik langsung berwakaf uang melalui nazhir Wakaf uang Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Pekanbaru. Peserta kegiatan berjumlah 52 orang. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat yang signifikan, ditandai dengan meningkatnya pemahaman definisi wakaf uang dari 57% menjadi 92% dan pengetahuan cara berwakaf uang yang benar dari 36% menjadi 100%. Kesadaran akan pentingnya wakaf uang juga meningkat, dengan 79% peserta menyatakan sangat penting dan tertarik berpartisipasi sebanyak 83%. Kegiatan ini turut menghasilkan aksi nyata berupa penghimpunan wakaf uang melalui QRIS BWI Kota Pekanbaru. Temuan ini membuktikan bahwa sosialisasi terstruktur mampu meningkatkan literasi, motivasi dan keterlibatan masyarakat dalam berwakaf uang.</p>Rozi AndriniIlham Chanra PutraDarnilawati DarnilawatiAhmad Raihan NurdinElisa Amanda
Copyright (c) 2026 Rozi Andrini, Ilham Chanra Putra, Darnilawati Darnilawati, Ahmad Raihan Nurdin, Elisa Amanda
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-062026-06-067116918810.36908/akm.v7i1.1730Digitalisasi Manajemen Administrasi Dan Kinerja Laboratorium Berbasis Web di SMK
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1688
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan tata kelola bengkel/laboratorium di SMK Negeri 1 Indralaya Utara melalui digitalisasi administrasi berbasis web, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP), serta penguatan kapasitas guru dan teknisi bengkel. Permasalahan utama mitra meliputi administrasi bengkel yang masih dilakukan secara manual, belum tersedianya SOP terstandar, serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam inventarisasi dan pelaporan. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan capacity building dan practice-based mentoring dengan melibatkan 19 peserta yang terdiri atas guru produktif, teknisi bengkel, dan pengelola sarana prasarana sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan tersusunnya sistem administrasi bengkel berbasis web yang terintegrasi dengan fitur inventarisasi alat, peminjaman, penjadwalan perawatan, dan pelaporan otomatis. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa 89% peserta menyatakan sistem mampu meningkatkan efisiensi administrasi dan transparansi pengelolaan bengkel. Selain itu, enam draft SOP bengkel berhasil disusun melalui Focus Group Discussion (FGD). Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap modernisasi tata kelola bengkel SMK menuju sistem yang lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi pada standar industri</p>Farhan YadiRudi HermawanMochamad Amri SantosaNopriyanti Nopriyanti
Copyright (c) 2026 Farhan Yadi, Rudi Hermawan, Mochamad Amri Santosa, Nopriyanti Nopriyanti
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-062026-06-067118920410.36908/akm.v7i1.1688Pelatihan Pembukuan Sederhana Berbasis Pendekatan Partisipatif untuk Penguatan Literasi Keuangan UMKM Intan Permata Desa Matansala
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1714
<p>Literasi pengelolaan keuangan masih menjadi tantangan krusial bagi UMKM di kawasan pedesaan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat keterampilan pembukuan dan literasi keuangan anggota kelompok UMKM Intan Permata di Desa Matansala, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, yang selama ini belum mendapat intervensi pelatihan keuangan yang terstruktur dan kontekstual. Kegiatan dirancang menggunakan pendekatan partisipatif dengan empat tahapan operasional: identifikasi kebutuhan mitra, perencanaan dan persiapan pelatihan, pelaksanaan sosialisasi dan simulasi pembukuan, serta evaluasi program. Sebanyak 15 pelaku UMKM mengikuti dua sesi pelatihan terstruktur. Evaluasi dengan instrumen pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 42 menjadi 73 (skala 100), atau naik sebesar 16 poin persentase, yang mencerminkan peningkatan nyata dalam pemahaman pencatatan transaksi, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), dan penyusunan laporan keuangan sederhana. Secara kualitatif, peserta menunjukkan komitmen untuk menerapkan pembukuan secara konsisten dan memisahkan keuangan usaha dari keuangan pribadi. Temuan ini mengonfirmasi bahwa pelatihan berbasis simulasi partisipatif efektif membangun kapasitas manajerial dasar UMKM pedesaan, sekaligus menawarkan model intervensi literasi keuangan yang dapat direplikasi di komunitas serupa</p>Erwan Sastrawan FaridJuliana KadangMohammad Ega NugrahaJusmawati JusmawatiMiftahul Jannah AlwiAdiarsyah Ramin
Copyright (c) 2026 Erwan Sastrawan Farid , Juliana Kadang , Mohammad Ega Nugraha, Jusmawati Jusmawati, Miftahul Jannah Alwi, Adiarsyah Ramin
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-062026-06-067120521210.36908/akm.v7i1.1714Penguatan Kelembagaan LKD Berbasis Participatory Governance untuk Mendukung Tata Kelola Desa Berkelanjutan di Bandur Picak Kabupaten Kampar
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1767
<p style="font-weight: 400;">Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Bandur Picak Kabupaten Kampar dilaksanakan sebagai upaya untuk menjawab permasalahan mitra, yaitu keterbatasan kapasitas Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dalam memahami peran, fungsi, dan kedudukan sebagai mitra pemerintah desa dalam tata kelola pemerintahan desa. Solusi yang ditawarkan tim PKM adalah penguatan kapasitas melalui serangkaian tahapan kegiatan yang terstruktur meliputi ; survei sosialisasi, penyuluhan, monitoring dan evaluasi, serta perencanaan keberlanjutan program. Metode yang digunakan dalam kegiatan yaitu; Metode Rapid Rural Appraisal (RRA), Metode Participatory Rural Appraisal (PRA), Metode Action Research (AR). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas anggota LKD sebesar 72% berdasarkan hasil evaluasi pre-test dan post-test, terutama pada aspek pemahaman fungsi kelembagaan, tata kelola organisasi, dan partisipasi dalam pembangunan desa. Selain itu, tingkat keterlibatan masyarakat dalam forum musyawarah desa meningkat dari 55% menjadi 84% setelah pelaksanaan program. Kegiatan ini juga berhasil membangun komitmen kolaboratif antara pemerintah desa dan LKD dalam penyusunan program pembangunan desa yang lebih partisipatif dan transparan. Temuan ini menunjukkan bahwa model penguatan kelembagaan berbasis partisipatif dan kolaboratif mampu meningkatkan profesionalitas LKD sebagai mitra strategis pemerintah desa sekaligus memperkuat tata kelola desa yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan PKM ini tidak hanya memberikan dampak praktis bagi masyarakat desa, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan model pemberdayaan kelembagaan desa berbasis participatory governance</p>Rahyunir RaufSri MaulidiahNina YuslainiFitrisia MunirEma Fitri LubisKhairul Rahman
Copyright (c) 2026 Rahyunir Rauf, Sri Maulidiah, Nina Yuslaini, Fitrisia Munir, Ema Fitri Lubis, Khairul Rahman
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-112026-06-117121322810.36908/akm.v7i1.1767Pemanfaatan Barang Bekas Dalam Kegiatan Kreativitas Bersama Wali Murid RA Mambaul Ulum
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1870
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan barang bekas dalam kegiatan kreativitas bersama wali murid RA.Manbaul Ulum Terbanggi Besar di Desa Nambah Dadi, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan ini merupakan program unggulan (progul) yang dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2026 dengan melibatkan wali murid sebagai subjek utama serta didukung oleh pihak yayasan, sekolah, guru, dan dosen pembimbing lapangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode <em>Asset-Based Community Development</em> (ABCD) yang berfokus pada pemanfaatan potensi lokal berupa barang bekas sebagai sumber kreativitas dan pemberdayaan masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan kreativitas wali murid dalam mengolah barang bekas menjadi produk yang bernilai guna, serta meningkatkan kesadaran lingkungan melalui perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah berbasis <em>reduce, reuse,</em> dan <em>recycle</em>. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi melalui pemanfaatan hasil kerajinan sebagai produk bernilai jual. Feedback peserta menunjukkan respon positif serta adanya keinginan untuk melanjutkan kegiatan secara berkelanjutan. Namun demikian, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan waktu, sarana, dan keberlanjutan program. Dengan demikian, pemanfaatan barang bekas berbasis pendekatan ABCD terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan masyarakat yang integratif antara aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.</p>Ikwanudin IkwanudinEka PrasetiawatiUmi Nur AzizahNurul FitrianiRomi Wulan SuciQurrotul UyunNuri SilvianiAsfan GhufronAli MisiImam MuzakiRiyan PebriyantoAhmad Karim
Copyright (c) 2026 Ikwanudin Ikwanudin, Eka Prasetiawati, Umi Nur Azizah, Nurul Fitriani, Romi Wulan Suci, Qurrotul Uyun, Nuri Silviani, Asfan Ghufron, Ali Misi, Imam Muzaki, Riyan Pebriyanto, Ahmad Karim
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-112026-06-117122924610.36908/akm.v7i1.1870Pelatihan Desain Digital dan AI untuk Penguatan Literasi Digital Siswa Sekolah Rakyat 13 Bekasi
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1866
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan desain digital dan <em>Artificial Intelligence</em> (AI) sebagai upaya penguatan literasi digital siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi, demonstrasi platform digital, dan evaluasi menggunakan kuesioner skala Likert. Peserta kegiatan berjumlah 20 siswa kelas 10 G yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebagai kelompok sasaran program. Materi yang diberikan mencakup pemanfaatan Canva, CapCut, Pixabay, ChatGPT, Gemini, dan Suno AI sebagai sarana pendukung komunikasi visual dan pengembangan ide kreatif. Hasil evaluasi menunjukkan respons yang sangat positif, dengan seluruh indikator memperoleh nilai rata-rata pada rentang 4,30–4,75 dari skala 5. Nilai tertinggi diperoleh pada indikator bahwa desain digital dapat dilakukan menggunakan smartphone (M=4,75), sedangkan nilai terendah terdapat pada indikator pemanfaatan AI untuk membantu penyusunan konsep atau naskah tugas (M=4,30). Temuan ini menunjukkan bahwa siswa memiliki tingkat penerimaan yang tinggi terhadap teknologi desain digital dan AI serta memandang teknologi tersebut sebagai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran di era digital. Kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung penguatan literasi digital siswa melalui pengenalan teknologi kreatif yang mudah diakses, aplikatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini</p>Jesita SaniMuhammad Fauzi
Copyright (c) 2026 Jesita Sani, Muhammad Fauzi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-112026-06-117124725810.36908/akm.v7i1.1866Penyuluhan Digital Marketing Produk Pertanian bagi Pelaku UMKM di Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1878
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi dan keterampilan digital marketing pelaku UMKM serta masyarakat petani di Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran produk pertanian, sehingga akses pasar dan daya saing produk masih terbatas. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode partisipatif-edukatif yang meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, praktik pembuatan konten promosi, serta pendampingan penggunaan platform digital seperti WhatsApp Business, Facebook, Instagram, dan TikTok. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta terkait konsep digital marketing, pemanfaatan media sosial, dan strategi promosi digital. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor peserta sebesar 69,7% setelah mengikuti kegiatan. Selain itu, peserta mampu membuat konten promosi digital secara mandiri, memahami strategi branding produk, dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran yang lebih efektif. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas pemasaran digital masyarakat serta mendorong pengembangan usaha pertanian berbasis teknologi informasi guna mendukung peningkatan ekonomi lokal secara berkelanjutan</p>Riri Oktari UlmaElwamendri ElwamendriYanuar FitriYusma DamayantiZakky FathoniYulismi YulismiDewi Sri NurchainiMuhammad Damas Fatih
Copyright (c) 2026 Riri Oktari Ulma, Elwamendri Elwamendri, Yanuar Fitri, Yusma Damayanti, Zakky Fathoni, Yulismi Yulismi, Dewi Sri Nurchaini, Muhammad Damas Fatih
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-112026-06-117125927210.36908/akm.v7i1.1878Olahan Buah Sonneratia (Bogem) pada UMKM “Home Industry Syrup Mangrove” Wonorejo Kecamatan Rungkut Surabaya
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1837
<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan keberlanjutan usaha UMKM “Home Industry Syrup Mangrove” di Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Surabaya melalui pemanfaatan buah Sonneratia (bogem). Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi proses produksi yang masih manual, keterbatasan fasilitas penyimpanan, serta pemasaran yang belum optimal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan pemberdayaan masyarakat melalui tahapan observasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan teknik pengolahan yang higienis, peningkatan kualitas dan pengemasan produk, serta pengenalan strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan mitra dalam proses produksi, peningkatan kualitas produk, serta bertambahnya pemahaman tentang pemasaran. Namun demikian, masih diperlukan pendampingan lanjutan untuk optimalisasi penggunaan teknologi dan pemasaran digital. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha UMKM berbasis potensi lokal mangrove.</em></p>Juliani PudjowatiSusi Tri WahyuniErryana Setyarti
Copyright (c) 2026 Juliani Pudjowati, Susi Tri Wahyuni, Erryana Setyarti
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-137127328010.36908/akm.v7i1.1837Diversifikasi Produk Tanaman Obat menjadi Jamu Serbuk sebagai Strategi Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi Masyarakat di Desa Ngampungan, Kabupaten Jombang
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1838
<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat Desa Ngampungan, Kabupaten Jombang melalui diversifikasi tanaman obat keluarga (TOGA) menjadi produk jamu serbuk. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah masih terbatasnya pemanfaatan tanaman obat yang hanya digunakan secara tradisional serta rendahnya keterampilan dalam pengolahan produk bernilai ekonomis. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah tanaman obat menjadi jamu serbuk yang lebih praktis, tahan lama, dan memiliki nilai jual. Selain itu, masyarakat mampu menghasilkan beberapa varian produk seperti jamu jahe, kunyit asam, dan temulawak, serta memahami dasar pengemasan dan pemasaran produk. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam membuka peluang usaha baru berbasis potensi lokal dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan demikian, diversifikasi tanaman obat menjadi jamu serbuk dapat menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan nilai tambah ekonomi desa.</em></p>Masadah MasadahDarianto DariantoMuah MuahMesra Surya AriefinMokhtar SayyidHanin Kharisma Parastuti
Copyright (c) 2026 Masadah Masadah, Darianto Darianto, Muah Muah, Mesra Surya Ariefin, Mokhtar Sayyid, Hanin Kharisma Parastuti
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-137128128810.36908/akm.v7i1.1838Pemberdayaan Perempuan Rewarangga Selatan Melalui Inovasi Minyak Aromaterapi Ekstrak Serai Dan Daun Jeruk Wangi
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1890
<p>Tingginya tingkat stres kronis pada masyarakat modern mendorong kebutuhan akan produk relaksasi yang aman dan berbahan alami. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memproduksi minyak aromaterapi relaksasi berbasis bahan alami lokal di RT 08/RW 03 Kelurahan Rewarangga Selatan, Kabupaten Ende. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik langsung, demonstrasi, dan pendampingan pembuatan minyak aromaterapi menggunakan teknik maceration with pre-roasting (sangrai). Bahan utama yang digunakan adalah serai wangi (Cymbopogon nardus), daun jeruk wangi, dan <em>Virgin Coconut Oil</em> (VCO) sebagai pelarut alami. Kegiatan diikuti oleh 25 peserta yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan rata-rata nilai pengetahuan peserta meningkat dari 58,4 menjadi 86,7 atau naik sebesar 48,5%. Sebanyak 92% peserta mampu mempraktikkan proses produksi secara mandiri dan menghasilkan produk minyak aromaterapi siap pakai sesuai standar pelatihan. Selain itu, 88% peserta menyatakan berminat mengembangkan produk sebagai usaha berbasis sumber daya lokal. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan bahan alami lokal menjadi produk bernilai kesehatan dan ekonomi, sehingga mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi kreatif lokal secara berkelanjutan</p>Maria Endang JamuLukas Nusa Wedo Lewa Angelica Agnes More LakaYosephina Lilianti FernandezSalsabilla SalsabillaStefania Dwinata SendoViannei Aggriepa Lada
Copyright (c) 2026 Maria Endang Jamu , Lukas Nusa Wedo Lewa, Angelica Agnes More Laka, Yosephina Lilianti Fernandez, Salsabilla Salsabilla, Stefania Dwinata Sendo, Viannei Aggriepa Lada
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-137128930010.36908/akm.v7i1.1890Strengthening Local Democratic Governance through the Evaluation of Campaign Stages and Electoral Institutional Arrangements in Brebes Regency
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1909
<p>Regional head elections (Pilkada) constitute an essential instrument of local democracy that requires not only administrative success but also the establishment of democratic and integrity-based governance. This activity aimed to evaluate campaign stages, the formation of ad hoc electoral bodies, and the institutional arrangements of Pilkada organizers as part of efforts to strengthen local democratic governance in Brebes Regency. The activity was conducted through a Focus Group Discussion organized by the General Election Commission of Brebes Regency involving resource persons, employing lectures, institutional reflection, and the identification of problems in Pilkada administration. The findings indicate that the implementation of campaign stages continues to face several challenges, including weak political competition due to the phenomenon of single candidates, the tendency toward administrative-oriented campaigns, and the challenges posed by digital campaigning. In addition, ad hoc electoral bodies continue to encounter limitations related to human resource capacity, independence, integrity, and institutional coordination effectiveness. Other challenges include the high workload borne by election organizers and institutional efficiency demands in simultaneous Pilkada implementation. This activity contributes to strengthening institutional reflection, enhancing the professionalism of Pilkada organizers, and formulating recommendations for more participatory, transparent, and integrity-based local democratic governance.</p>Achmad Irwan Hamzani
Copyright (c) 2026 Achmad Irwan Hamzani
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-132026-06-137130131210.36908/akm.v7i1.1909Pendampingan Penyusunan Dokumen Administrasi dan Pelaporan dalam Mendukung Tertib Administrasi di Inspektorat Kabupaten Bangkalan
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1888
<p>Pengelolaan dokumen administrasi merupakan aspek penting dalam mendukung efektivitas administrasi di lingkungan instansi pemerintahan. Inspektorat Kabupaten Bangkalan melaksanakan berbagai kegiatan yang menghasilkan dokumen administrasi berupa daftar hadir, notulensi rapat, dokumentasi kegiatan, dan laporan administrasi. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendampingan penyusunan dokumen administrasi dan pelaporan dalam mendukung tertib administrasi di Inspektorat Kabupaten Bangkalan. Metode yang digunakan adalah keterlibatan langsung selama kegiatan magang pada bulan Januari hingga Juni 2026, meliputi pengelolaan daftar hadir, penyusunan notulensi rapat, dokumentasi kegiatan, serta pendampingan penyusunan laporan administrasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan penyusunan dokumen administrasi membantu menciptakan pengelolaan dokumen yang lebih tertata dan sistematis sehingga mempermudah proses penyimpanan, pencarian, dan pemanfaatan dokumen dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi instansi.</p>Afriza Azzala GibranMohamad Djasuli
Copyright (c) 2026 Afriza Azzala Gibran, Mohamad Djasuli
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-172026-06-177131332210.36908/akm.v7i1.1888Peningkatan Kapasitas Penjualan UMKM melalui Pelatihan Digital Marketing untuk Mendukung Praktik Usaha Berkelanjutan di Desa Rejosari Barat
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1881
<p>Perkembangan teknologi digital menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran. Namun, sebagian besar UMKM di Desa Rejosari Barat masih mengandalkan pemasaran konvensional, belum memiliki akun <em>marketplace</em>, serta memiliki keterbatasan literasi digital yang berdampak pada rendahnya jangkauan pasar produk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemasaran digital UMKM melalui pelatihan <em>digital marketing</em> dan pendampingan implementasi media digital. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan <em>digital marketing</em>, praktik pembuatan akun <em>marketplace</em> dan media sosial bisnis, pendampingan usaha, serta evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner skala Likert. Kegiatan diikuti oleh 15 pelaku UMKM yang bergerak di bidang kuliner dan perdagangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu membuat dan mengelola akun media sosial bisnis serta <em>marketplace</em> sebagai sarana promosi produk. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta berada pada rentang skor 3,8–4,3 dari skala 5, yang mengindikasikan bahwa materi pelatihan relevan dengan kebutuhan peserta dan mudah diterapkan dalam kegiatan usaha. Pendampingan intensif pada salah satu mitra usaha juga menghasilkan peningkatan kapasitas pemasaran melalui pembentukan identitas merek dan pemanfaatan <em>platform</em> digital sebagai media promosi. Dengan demikian, pelatihan <em>digital marketing</em> terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital dan kapasitas pemasaran UMKM di Desa Rejosari Barat</p>Prasetyawan Aji SugihartoYan Imam SantosoMuhammad Reza Ainun NajibIsmi Islamia R IswariDwi AnjarwatiDefi SetyaningsihDini Afriyani SolikhahAlfina KhairunnisaTian Nadya AfifahEka ListianaBagiya Bagiya
Copyright (c) 2026 Prasetyawan Aji Sugiharto, Yan Imam Santoso, Muhammad Reza Ainun Najib, Ismi Islamia R Iswari, Dwi Anjarwati, Defi Setyaningsih, Dini Afriyani Solikhah, Alfina Khairunnisa, Tian Nadya Afifah, Eka Listiana, Bagiya Bagiya
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-202026-06-207132333410.36908/akm.v7i1.1881Pelatihan Canva untuk Meningkatkan Kompetensi Digital dan Branding Visual UMKM Desa Kertaharja
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1883
<p>Transformasi digital menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menguasai strategi pemasaran berbasis teknologi guna meningkatkan daya saing usaha. Namun, rendahnya kompetensi digital dalam pembuatan konten visual promosi masih menjadi kendala utama UMKM di Desa Kertaharja, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital dan branding visual UMKM melalui pelatihan pemanfaatan Canva sebagai media desain promosi produk. Kebaruan kegiatan terletak pada integrasi pelatihan Canva dengan penguatan branding visual melalui praktik langsung dan pendampingan intensif. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif (hands-on training) yang melibatkan 30 pelaku UMKM. Tahapan kegiatan meliputi penyampaian materi pemasaran digital dan branding visual, demonstrasi penggunaan Canva, praktik mandiri, dan pendampingan. Keberhasilan kegiatan diukur melalui angket evaluasi pascapelatihan. Hasil menunjukkan bahwa 90,0% peserta menyatakan materi mudah dipahami, 93,3% menilai Canva mudah digunakan, 86,7% merasa terbantu dalam membuat desain promosi, 96,7% menyatakan pelatihan bermanfaat bagi usaha, dan 93,3% puas terhadap pelaksanaan kegiatan. Selain itu, peserta mampu menghasilkan konten promosi yang lebih terstruktur, informatif, dan menarik secara visual. Pelatihan Canva terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi digital dan branding visual UMKM</p>Supardi SupardiSafaruddin safaruddinGani AbdurrazakVera MandailinaAbdillah Abdillah
Copyright (c) 2026 Supardi Supardi, Safaruddin safaruddin, Gani Abdurrazak, Vera Mandailina, Abdillah Abdillah
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-202026-06-207133534810.36908/akm.v7i1.1883Pelatihan Guru sebagai Katalis Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) di Sekolah Dasar Kota Samarinda
https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/AKM/article/view/1851
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelatihan guru dalam menerapkan <em>deep learning</em> di Sekolah Dasar Negeri 012 Samarinda Utara. Pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menggunakan teknologi <em>deep learning</em> dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif analitik dengan model <em>pretest-posttest non-equivalent group design</em>, yang melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang mengikuti pelatihan dan kelompok kontrol yang tidak mengikuti pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah pelatihan, 75% guru di kelompok eksperimen merasa siap menggunakan <em>deep learning</em>. Selain itu, penerapan <em>deep learning</em> mengubah dinamika pembelajaran dengan mengalihkan waktu lebih banyak untuk interaksi dengan teknologi dibandingkan dengan metode ceramah tradisional. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis <em>deep learning</em> dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, meskipun tantangan terkait infrastruktur teknologi tetap menjadi perhatian. Oleh karena itu, disarankan untuk terus memperbarui pelatihan guru dan meningkatkan infrastruktur teknologi di sekolah dasar untuk memaksimalkan manfaat dari penerapan <em>deep learning</em></p>Hani SubaktiNurul HikmahEka Selvi HandayaniEuis KusumariniAndi Alif TunruWiwik Angranti
Copyright (c) 2026 Hani Subakti, Nurul Hikmah, Eka Selvi Handayani, Euis Kusumarini, Andi Alif Tunru, Wiwik Angranti
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-06-202026-06-207134935610.36908/akm.v7i1.1851