Advokasi Hak Merek Dagang Untuk Penguatan Ekonomi Kreatif Komunitas Sahabat Disabilitas Batang
Main Article Content
Abstract
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh penyandang disabilitas dalam pengembangan ekonomi kreatif, khususnya terkait minimnya pemahaman mengenai urgensi pendaftaran hak atas merek dan rendahnya keterampilan dalam pengembangan identitas usaha. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Komunitas Sahabat Disabilitas Batang (SDB) yang beranggotakan pelaku usaha mikro di Kecamatan Reban dan Limpung, Kabupaten Batang. Metodologi yang digunakan adalah Community Based Participatory Action Research (CBPAR), yang menekankan pada partisipasi aktif peserta dalam proses identifikasi kebutuhan, pelatihan, hingga praktik langsung. Melalui pendekatan ini, program menyelenggarakan advokasi pendaftaran hak merek, pelatihan desain logo usaha, dan workshop pendampingan teknis. Hasil program menunjukkan bahwa seluruh 15 peserta berhasil menghasilkan logo usaha masing-masing, serta mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan kekayaan intelektual dan branding dalam meningkatkan daya saing produk. Program ini berkontribusi pada penguatan kapasitas usaha peserta, memberikan nilai tambah pada produk, dan membuka peluang peningkatan pendapatan melalui identitas merek yang lebih profesional. Dengan demikian, advokasi dan pelatihan branding berbasis partisipatif terbukti efektif dalam memperkuat kemandirian ekonomi komunitas penyandang disabilitas
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.