Model Intervensi Partisipatif untuk Stimulasi Sensorik-Motorik Anak Usia Dini
Main Article Content
Abstract
Program pengabdian ini bertujuan mengembangkan model intervensi partisipatif untuk meningkatkan kualitas stimulasi sensorik-motorik anak usia 5–6 tahun melalui penguatan peran guru, keterlibatan orang tua, dan pemanfaatan media pembelajaran kontekstual. Program dilaksanakan melalui penyuluhan, pendampingan, praktik penggunaan media stimulasi, serta penataan lingkungan bermain-belajar yang mendukung eksplorasi sensorik dan aktivitas motorik anak. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 70% responden mengalami peningkatan pemahaman setelah mengikuti program, 13% berada pada kategori stabil, dan 17% mengalami sedikit penurunan. Peningkatan paling menonjol terjadi pada guru dan orang tua dengan pengetahuan awal rendah, yang menunjukkan bahwa intervensi partisipatif berperan sebagai strategi pemerataan kapasitas dalam mendukung perkembangan anak usia dini. Tingkat kepuasan peserta yang tinggi, yaitu 88,5% sangat puas dan 10,6% puas, mengindikasikan bahwa model yang diterapkan relevan dengan kebutuhan satuan PAUD dan keluarga. Selain meningkatkan pemahaman pendamping anak, program ini juga mendorong keterlibatan, kemandirian, dan koordinasi motorik anak dalam aktivitas bermain-belajar sehari-hari. Kontribusi utama program ini terletak pada perumusan model stimulasi sensorik-motorik yang mengintegrasikan pelatihan guru, pemberdayaan orang tua, dan penguatan lingkungan belajar secara partisipatif. Implikasinya, model ini dapat menjadi pendekatan aplikatif yang direplikasi pada layanan PAUD berbasis komunitas, terutama pada satuan pendidikan dengan keterbatasan sumber daya
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.