Diversifikasi Produk Tanaman Obat menjadi Jamu Serbuk sebagai Strategi Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi Masyarakat di Desa Ngampungan, Kabupaten Jombang

Main Article Content

Masadah Masadah
Darianto Darianto
Muah Muah
Mesra Surya Ariefin
Mokhtar Sayyid
Hanin Kharisma Parastuti

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat Desa Ngampungan, Kabupaten Jombang melalui diversifikasi tanaman obat keluarga (TOGA) menjadi produk jamu serbuk. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah masih terbatasnya pemanfaatan tanaman obat yang hanya digunakan secara tradisional serta rendahnya keterampilan dalam pengolahan produk bernilai ekonomis. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah tanaman obat menjadi jamu serbuk yang lebih praktis, tahan lama, dan memiliki nilai jual. Selain itu, masyarakat mampu menghasilkan beberapa varian produk seperti jamu jahe, kunyit asam, dan temulawak, serta memahami dasar pengemasan dan pemasaran produk. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam membuka peluang usaha baru berbasis potensi lokal dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan demikian, diversifikasi tanaman obat menjadi jamu serbuk dapat menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan nilai tambah ekonomi desa.

Article Details

How to Cite
Masadah, M., Darianto, D., Muah, M., Mesra Surya Ariefin, Mokhtar Sayyid, & Hanin Kharisma Parastuti. (2026). Diversifikasi Produk Tanaman Obat menjadi Jamu Serbuk sebagai Strategi Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi Masyarakat di Desa Ngampungan, Kabupaten Jombang. AKM: Aksi Kepada Masyarakat, 7(1), 281–288. https://doi.org/10.36908/akm.v7i1.1838
Section
Articles