Pelatihan Guru sebagai Katalis Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) di Sekolah Dasar Kota Samarinda
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelatihan guru dalam menerapkan deep learning di Sekolah Dasar Negeri 012 Samarinda Utara. Pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menggunakan teknologi deep learning dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif analitik dengan model pretest-posttest non-equivalent group design, yang melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang mengikuti pelatihan dan kelompok kontrol yang tidak mengikuti pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah pelatihan, 75% guru di kelompok eksperimen merasa siap menggunakan deep learning. Selain itu, penerapan deep learning mengubah dinamika pembelajaran dengan mengalihkan waktu lebih banyak untuk interaksi dengan teknologi dibandingkan dengan metode ceramah tradisional. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis deep learning dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, meskipun tantangan terkait infrastruktur teknologi tetap menjadi perhatian. Oleh karena itu, disarankan untuk terus memperbarui pelatihan guru dan meningkatkan infrastruktur teknologi di sekolah dasar untuk memaksimalkan manfaat dari penerapan deep learning
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.