Pelatihan Guru sebagai Katalis Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) di Sekolah Dasar Kota Samarinda

Main Article Content

Hani Subakti
Nurul Hikmah
Eka Selvi Handayani
Euis Kusumarini
Andi Alif Tunru
Wiwik Angranti

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelatihan guru dalam menerapkan deep learning di Sekolah Dasar Negeri 012 Samarinda Utara. Pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menggunakan teknologi deep learning dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif analitik dengan model pretest-posttest non-equivalent group design, yang melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang mengikuti pelatihan dan kelompok kontrol yang tidak mengikuti pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah pelatihan, 75% guru di kelompok eksperimen merasa siap menggunakan deep learning. Selain itu, penerapan deep learning mengubah dinamika pembelajaran dengan mengalihkan waktu lebih banyak untuk interaksi dengan teknologi dibandingkan dengan metode ceramah tradisional. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis deep learning dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, meskipun tantangan terkait infrastruktur teknologi tetap menjadi perhatian. Oleh karena itu, disarankan untuk terus memperbarui pelatihan guru dan meningkatkan infrastruktur teknologi di sekolah dasar untuk memaksimalkan manfaat dari penerapan deep learning

Article Details

How to Cite
Subakti, H., Nurul Hikmah, Eka Selvi Handayani, Euis Kusumarini, Andi Alif Tunru, & Wiwik Angranti. (2026). Pelatihan Guru sebagai Katalis Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) di Sekolah Dasar Kota Samarinda. AKM: Aksi Kepada Masyarakat, 7(1), 349–356. https://doi.org/10.36908/akm.v7i1.1851
Section
Articles