Pemanfaatan Barang Bekas Dalam Kegiatan Kreativitas Bersama Wali Murid RA Mambaul Ulum
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan barang bekas dalam kegiatan kreativitas bersama wali murid RA.Manbaul Ulum Terbanggi Besar di Desa Nambah Dadi, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan ini merupakan program unggulan (progul) yang dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2026 dengan melibatkan wali murid sebagai subjek utama serta didukung oleh pihak yayasan, sekolah, guru, dan dosen pembimbing lapangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemanfaatan potensi lokal berupa barang bekas sebagai sumber kreativitas dan pemberdayaan masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan kreativitas wali murid dalam mengolah barang bekas menjadi produk yang bernilai guna, serta meningkatkan kesadaran lingkungan melalui perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah berbasis reduce, reuse, dan recycle. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi melalui pemanfaatan hasil kerajinan sebagai produk bernilai jual. Feedback peserta menunjukkan respon positif serta adanya keinginan untuk melanjutkan kegiatan secara berkelanjutan. Namun demikian, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan waktu, sarana, dan keberlanjutan program. Dengan demikian, pemanfaatan barang bekas berbasis pendekatan ABCD terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan masyarakat yang integratif antara aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.