Penguatan Literasi Keuangan Digital Dan Fintech Bagi UMKM Pada Era Ekonomi Digital
Main Article Content
Abstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, namun sebagian besar pelakunya masih memiliki pemahaman yang terbatas terhadap layanan keuangan digital, seperti dompet digital, QRIS, pinjaman daring (peer-to-peer lending), dan layanan paylater. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat literasi keuangan digital dan kompetensi financial technology (fintech) bagi pelaku UMKM dalam menghadapi era ekonomi digital. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 30 pelaku UMKM. Metode yang digunakan meliputi pelatihan klasikal, diskusi kelompok, simulasi langsung penggunaan aplikasi fintech dan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan rata-rata skor literasi meningkat dari 53,34 pada pre-test menjadi 74,89 pada post-test, yang menunjukkan adanya peningkatan yang berarti pada pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri peserta dalam menggunakan layanan fintech secara aman. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan literasi fintech yang terstruktur dan berbasis praktik dapat memperkuat kapasitas pelaku UMKM untuk berpartisipasi secara lebih aman dan produktif dalam ekonomi digital, sekaligus menegaskan pentingnya program pendampingan lanjutan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.