Tantangan Dan Strategi Bertahan Agen Brilink di Wilayah Pedesaan (Studi Kasus di Desa Karanganyar)
Kata Kunci:
Agen BRILink, tantangan operasional, strategi bertahan, inklusi keuangan, pedesaanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan operasional yang dihadapi agen BRILink di wilayah pedesaan serta strategi yang diterapkan untuk mempertahankan keberlangsungan usaha, dengan mengambil studi kasus di Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif serta diuji keabsahannya melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agen BRILink di Desa Karanganyar menghadapi berbagai tantangan, di antaranya gangguan jaringan internet (terutama pada akhir bulan), keterbatasan saldo dan uang tunai, rendahnya kepercayaan sebagian masyarakat, serta persaingan dengan layanan dompet digital dan fintech. Untuk mengatasi tantangan tersebut, agen menerapkan sejumlah strategi bertahan, yaitu bersikap tenang dan komunikatif saat terjadi kendala, mengelola modal melalui kepemilikan beberapa cabang usaha, meningkatkan kualitas pelayanan, memberikan edukasi kepada nasabah, serta menjalin kerja sama dengan pihak Bank BRI. Keberhasilan strategi tersebut dipengaruhi oleh kemampuan pengelolaan keuangan (money management), dukungan masyarakat sebagai nasabah, dan konsistensi manajemen operasional, sementara keterbatasan modal, persaingan usaha, dan kebijakan biaya administrasi menjadi faktor penghambat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi ketahanan usaha agen BRILink di wilayah pedesaan serta mendukung upaya perluasan inklusi keuangan di Indonesia.
Referensi
Anam, Z. (2024). ANALISIS KEPERCAYAAN MASYARAKAT MENGGUNAKAN LAYANAN BRILINK DALAM MENINGKATKAN KEGIATAN EKONOMI (Studi Kasus Desa Jatisari Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap).
Ani, A. P. (2024). PERSEPSI DAN PERAN AGEN BRILink TERHADAP INKLUSI KEUANGAN DI DESA MAOSLOR KABUPATEN CILACAP SKRIPSI.
ANTARA News. (2026). BRI catat jumlah BRILink capai 1,18 juta agen di 66.450 desa per Maret. https://www.antaranews.com/berita/5554160/bri-catat-jumlah-brilink-capai-118-juta-agen-di-66450-desa-per-maret
Creswell, john w. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches.
Deswita, S., & Hidayat, T. (2025). Pengaruh Literasi Keuangan dan Digital Terhadap Penggunaan Mobile Banking Styva. Jurnal Ekobistek, 14, 69–76. https://doi.org/10.35134/ekobistek.v14i1.931
Farhatin. (2025). Kesenjangan akses pendidikan digital di daerah 3T ( tertinggal , terdepan , dan terluar ). 3, 1494–1502.
Femilia, D. E., Wikartika, I., Pembangunan, U., Veteran, N., Timur, J., Madya, J. R., & Anyar, G. (2025). Peningkatan Literasi Keuangan Digital Melalui Pendampingan Pembukaan Rekening Online Bank XXX. 6, 255–264.
Hulu, E. H., & Yuliamir, H. (2025). Peran Strategis Agen BRILink dalam Mendorong Ekonomi Lokal : Studi Kasus pada Kecamatan Bawen , Kabupaten Semarang The Strategic Role of BRILink Agents in Boosting the Local Economy : A Case Study in Bawen District , Semarang Regency. 8(1), 307–314. https://doi.org/10.34007/jehss.v8i1.2811
Husna, N. (2025). FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT KEBERHASILAN AGEN BRILINK DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN (STUDI PADA AGEN BRILINK UMI KULSUM KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER).
Marginingsih. (2021). Financial Technology ( Fintech ) Dalam Inklusi Keuangan Nasional di Masa. 8(1).
Maulidasari, R. (2024). Analisis Manajemen Risiko Pada Agen Brilink : Studi Kasus Di BRI Unit Wirolegi Jember. 2(1).
Munawaroh, L., Agustin, R. P., Audiyah, D. H., NoerKholisah, A., & Rosidah, A. N. (2025). Dinamika literasi BRILink dalam arus transformasi digital: Studi kepercayaan, dan pemanfaatan layanan keuangan digital di pedesaan. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(12), 543–546. 1(12), 543. https://doi.org/https://doi.org/10.59435/menulis.v1i12.815
Ningtiyas, S. D. A. (2025). STRATEGI MEMBANGUN BRAND AWARENESS MELALUI PROGRAM BRANCHLESS BANKING PADA AGEN BRILINK DI KECAMATAN KRIAN, KABUPATEN SIDOARJO. April.
Nurdiana, D. A., Haryati, E., Widyawati, & Pramudiana, I. D. (2026). Peran Collaborative Governance dalam Implementasi CSR BUMN untuk Peningkatan Inklusi Keuangan pada Masyarakat Rentan untuk menopang kesejahteraan masyarakat.
Pallagau, I. D. S. A. (2025). MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL PADA AGEN BRILINK DI KOTA PAREPARE.
Rizkiyaningsih, A. A., Sopanah, A., & Anggarani, D. (2021). EFEKTIVITAS PENERAPAN BRILINK DALAM UPAYA MENDORONG FINANCIAL INCLUSION (STUDI PADA PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO), TBK. KANTOR WILAYAH MAKASSAR). 35, 1–13.
Robi, R., & Desna. (2023). Peran agen brilink sebagai program kebijakan inklusi keuangan. 14(1), 85–91.
Samodra, P., & Hulasoh, E. (2023). STRATEGI PEMASARAN AGEN BRILINK BANK RAKYAT INDONESIA TBK KANTOR CABANG DEPOK. 3.
Sari, R. P., & Faizal, M. (2025). Analisis Penggunaan Layanan Brilink Dalam Transaksi Keuangan Pada Masyarakat Desa Ngulak Kecamatan Sanga Desa. 1(2), 61–78.
Siddiqi, M. F., Masruro, U., Azizah, D. U., & Syifaiyah, Y. (2025). Pendampingan teknologi digital dengan pengembangan sistem pembayaran QRIS sebagai solusi praktis bagi pelaku UMKM Kota Probolinggo. 4(2), 1101–1108.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.
Wulandari, P. S., Ramli, & Finanto, H. (2022). STRATEGI MARKETING PETUGAS AGEN BRILINK DALAM MEMASARKAN JASA BRILINK (Studi Kasus Pada PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk Kantor Cabang Balikpapan Sudirman) Putri. 1–8.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ummi Kulsum, Dinih Safitri, Qamariyah Nanda Ramadhani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









